Popular Posts

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

About

Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 13 September 2015
           Microsoft telah merilis produk terbarunya, yang mereka beri nama Windows 10. Banyak ekspektasi mengatakan bahwa Windows 9 lah yang akan melanjutkan versi sebelumnya yaitu Windows 8.1, tapi pada kenyataannya Windows 10 yang muncul.

Langkah Persiapan:

  • Sebuah USB Flashdisk (Min. 4 GB) lebih besar lebih bagus Aplikasi yang Bernama Rufus
  •  OS Windows 10 Technical Previewitu sendiri

Langkah Pengerjaan:

  • Download File ISO Windows 10 Technical Preview, Silahkan sesuaikan dengan komputer kamu. Komputer dengan RAM dibawah 4 GB, lebih disarankan agar menggunakan versi 32bit, sedangkan 4 GB atau ke atas, disarankan pakai yang 64bit.
  • Jika sudah, Download dan jalankan Aplikasi Rufus. Lalu setting persis seperti ini, jangan lupa "Browse" file ISO-nya ya. Jika sudah, Klik Start. Pastikan sebelum kamu klik start, Flashdisk sudah dalam keadaan kosong dan tidak ada data penting didalamnya.
    Tunggu sekitar 10-20 menit, sampai prosesnya selesai.
  • Jika sudah, sekarang colokan Flashdisk tersebut ke Komputer yang ingin kamu Install Windows 10, jangan lupa setting BIOS, Untuk masuk BIOS, kamu bisa menekan tombol DEL, F2 atau semacamnya, karena beda jenis beda pula tombolnya. Lalu ubah Boot Device Priority-nya menjadi USB HDD/Flashdisk.

    Langkah selanjutnya adalah Setting  BIOS Phoenix dan AMI, agar komputer booting pertama kali membaca USB Flashdisk:
    1. Pasang USB Flasdisk yang berisi sistem yang akan dijalankan di komputer (PC) atau laptop
    2. Hidupkan komputer jika belum menyala, jika komputer masih hidup, Restart terlebih dahulu.
    3. Ketika muncul pesan atau tulisan awal, biasanya ada informasi tekan tombol tertentu untuk masuk ke BIOS atau System Utilities. Bisa tekan beberapa kali untuk memastikan. Berikut contoh beberapa pesan yang sering muncul:
      • Press DEL to enter BIOS setup ( berarti kita tekan tombol Delete, di hampir sebagian besar PC)
      • Press F2 for System Utilities ( Berarti kita tekan tombol F2, misanya : di laptop/netbook )
      • Di beberapa PC/Laptop, mungkin dengan tombol yang berbeda, pastika untuk memeriksa pesan awal yang tampil.
    4. Setelah kita masuk ke BIOS (seperti tampilan dibawah ini), kita bisa mulai mengatur urutan proses booting.

    5. Cari Menu BOOT, jika tidak ada, cari di menu lain yang didalamnya ada keterangan seperti : Boot, Booting, Boot Order, Boot Priority dan sebagainya
    6. Jika USB Flashdisk sudah dipasang dan BIOS juga mendukung pengenalan USB, seharusnya akan tampil seperti berikut:
      Untuk BIOS tertentu, seperti misalnya AMI BIOS, hanya ada 1st Boot dan 2nd Boot, sehingga mungkin USB Flashdisk tidak akan langsung tampil di pilihan/urutan booting.

      maka perlu di cek di pilihan lain, masih di menu utama BOOT, disini adalah Hard Disk Drives. Pastikan USB Flashdisk dipindahkan di urutan pertama.
    7. Selanjutnya ubah agar Flahsdisk berada di urutan pertama di urutan booting ( biasanya ada keterangan Boot Priority Order, Boot Device Priority dan sejenisnya)

    8. Setelah selesai, lihat menu Exit dan Pilih menu Exit Saving Changes atau Save Changes and Exit
    9. Pengaturan akan tersimpan dan komputer akan restart, selanjutnya komputer pertama kali akan membaca USB Flashdisk

    NB: Jika flashdisk sudah dimasukkan tetapi tidak terdeteksi, ada beberapa kemungkinan, seperti: BIOS belum mendukung teknologi untuk mendeteksi USB sebagai media booting. Kemungkinan kedua adalah Flashdisknya mengalami kerusakan atau perlu di set agar USB Flashdisk dideteksi sebagai Hard drives, seperti contoh di atas.
    Di beberapa BIOS mungkin pengaturannya tidak sama persis dengan yang dicontohkan diatas, tetapi intinya sama, mengatur urutan Booting di BIOS. Jika kita tidak merlukan booting dari USB Flashdisk lagi, sebaiknya pengaturan di kembalikan ke keadaan sebelumnya.

    Jika langkah pengerjaan benar, harusnya Komputer dapat mendeteksi adanya Bootable USB yang berisikan Windows 10 Technical Preview tadi. Jika muncul tampilan seperti ini, Klik "Next".
    • Selanjutnya, Klik Install Now, Lanjutkan dengan berdoa. Hehe :P* Sampai disini kamu akan diberi 2 pilihan. Karena kamu ingin menginstall Windows 10 dari awal, maka yang harus dipilih adalah yang Custom: Install Windows only (Advanced)
    • Selanjutnya adalah pemilihan partisi Hardisk, jika kamu tidak ingin membuat partisi, silahkan langsung klik tombol Next. Atau jika ingin membuat partisi baru, semisal Local Disk D atau Local Disk E, klik tombol New, lalu tentukan size-nya.


    PERHATIAN: Harap cabut Flashdisk kamu ketika Proses "Getting files ready for installation" telah selesai atau mencapai 100%.* Hal ini dimaksudkan agar ketika Restart, Komputer tidak melakukan Booting dari awal lagi.
  • Setelah sabar menunggu, harusnya tampilan ini akan muncul jika instalasi berjalan dengan mulus. Sampai disini, saya lebih menyarankan kamu untuk meng-klik tombol "Use express settings".
  • Sampai disini kamu akan ditanyakan untuk Login menggunakan akun Microsoft. Jika tidak punya, klik saja Don't have an account?
  • Nah, ini adalah bagian uniknya. Jika kamu login menggunakan akun Microsoft, dan akun kamu itu sudah pernah digunakan di Windows 8 atau Windows 8.1, maka akan muncul pertanyaan, apakah kamu ingin menyinkronasikan data, konfigurasi pengaturan, dll kedalam Windows 10 ini?
  • Ini adalah Splashcreen, Tunggu saja sampai komputer siap digunakan.
  • Dan taraaaaaaaaa, Akhirnya Desktop Windows 10 Technical Preview, sudah siap!
Pada dasarnya, Proses instalasi Windows 10 tidak jauh berbeda dengan Windows 7 ataupun Windows 8, sekilas yang membedakan hanya tampilan dan beberapa fitur tambahan didalamnya. Jika kamu masih ada bingung tentang Cara Install Windows 10 Menggunakan Flashdisk, jangan sungkan untuk tulis di kotak komentar ya.

0 komentar: